17 August 2010

Pernik Ramadlan dan Kemerdekaan

Jam di dinding asrama fellowship 2009 sudah menunjukan pukul 17:30, hmmm... saatnya persiapan ta'jil. Sementara yang laen pada beli lauk, aku malah geyot-geyot pakai koko. Al-Munawar menjadi tujuan. He...khan ada buka bersama di masjid tersebut.

Ini adalah kali kedua aku merasakan bulan suci di kota metropolis. Tidak semetropolis yang kalian duga. Hamdan lillah aku berkediaman di daerah habib, Pancoran, dan tentunya tidak ada 'Jakarta Undercover' seperti itu. Tidak seperti di rumah, terdapat atmosfer berbeda ketika aku menghabiskan Ramadlan di Jakarta. Kalau di rumah, ada Ibu yang selalu sigap membangunkanku saat sahur, ada Kuliah Shubuh, tarowih yang selalu cepat, dan.. petualangan mencari harta karun (maksudnya ngumpulin makanan buat ta'jil. Itu sih dulu waktu kecil yang mana selalu rakus sembari gak kemakan semua, dasar rakus!). Di Jakarta ini yang pasti aku sering (bahkan selalu) ta'jil di masjid. Banyak sekali hikmah yang dapat diambil. Pertama, menghemat uang (dasar), lalu aku bisa lebih menjaga perut karena ta'jil di masjid dengan seloyang makanan untuk enam orang mempunyai kuantitas nasi yang tidak mengenyangkan. Daripada harus ta'jil ambisi, terus tepar deh gak tarowih.

Menyinggung tarawih (yang 23 rakaat, terserah mau yang mana, baik yang 11 maupun yang 23 sama-sama baiknya, tidak ada yang salah), akhir-akhir ini aku lebih kerasan dengan tarowih di Jakarta. Kecepatan rata-rata (kayak fisika aja) pas, ya sekitar sejam lah, teringat dengan tarowih di Masjid selatan di kampungku itu, busyet, gak bisa bernapas pokonye aye, 15 menit berez! Ckckck.....

Oh, ya ada hal lain yang istimewa di bulan Ramadlan tahun ini. Tahun ini bertepatan dengan hari kemerdekaan yang ke-65 RI. Inget yah, bukan "kemerdekaan RI yang ke-65". Itu artinya, Republik Indonesia itu ada banyak sampai ada 65!. Eh, ternyata Mbah Google juga merayakan, dan salah lagi kalimat itunya ketika cursor dihover: :"Dirgahayu Indonesia - Menyambut HUT RI ke-65"
Ayo, Mbah Google yang sudah banyak makan asam garam, harusnya koreksi yah, tahun depan.

Apa istimewanya?? Coba deh temans rollingback 65 tahun yang lalu saat founding father kita memproklamasikan bangsa Indonesia. Usul punya usul, ternyata itu juga di bulan suci Ramadlan lho! Istimewa kan, lebih-lebih tanggalnya 27 Ramadlan, yang, katanya (Wallohu A'lam) probabilitas lailatul qodr paling tinggi. Hebat yah bangsa Indonesia. Itu berarti di usia kakek-kakek ini Ramadlan kembali mengingatkan bangsa Indonesia untuk tidak lalai dengan kemajuan zaman mengisi kemerdekaan untuk mewujudkan cita-cita proklamasi, yaitu negara yang adil dan makmur.

Akhir kata semoga seluruh amaliyah ibadah kita di bulan suci Ramdlan ini dan sebelumnya diterima oleh Alloh Subhanahu Wa Ta'ala dan semoga negeri kita tercinta bisa bangkit dari keterpurukan. MERDEKA!




30 July 2010

Pengumuman Paramadina Fellowship 2010

Alhamdulillah, kaderisasi telah berjalan lancar. Aku sekarang punya adik baru nih. Selamat ya buat semuanya. Semoga menjadi jalan yang benar dan tepat..

Eh, ingat ya... Kuliah di perguruan tinggi hanyalah suatu jalan, masih banyak jalan yang bisa membawa teman sekalian kepada kesuksesan. Jadi, jangan bersedih hati ya ynag tidak lolos, Alloh punya rencana lain yang lebih indah. Keep spirit, berikut kutipannya (copast)

Universitas Paramadina mengucapkan selamat kepada para penerima Paramadina Fellowship 2010.

Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh pendaftar yang telah mengikuti proses seleksi Tahap ke II, yaitu Tahap Wawancara dengan Tim Panel Paramadina Fellowship 2010. Ada kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bagi kami, telah memiliki kesempatan untuk berkenalan dan menyaksikan kompetensi seluruh pendaftar dalam proses wawancara tersebut. Kami berharap, keputusan mengenai Paramadina Fellowship 2010, tidak akan mempengaruhi ataupun menghambat motivasi para pendaftar untuk terus berusaha meraih kesuksesan. Kami yakin dengan prestasi yang telah Anda hasilkan bertahun-tahun, peluang untuk sukses akan lebih besar dan doa kami untuk kesuksesan Anda.

  • Proses seleksi Paramadina Fellowship 2010 yang dilakukan oleh Tim Panel, dengan mempertimbangkan prestasi akademis dan non-akademis.
  • Hasil keputusan Tim Panel Paramadina Fellowship 2010 tidak dapat diganggu gugat.
  • Penerima Paramadina Fellowship 2010 tidak diperkenankan terdaftar di Universitas lain, selama berstatus sebagai penerima Paramadina Fellowship 2010.
  • Universitas Paramadina dan Tim Panel Paramadina Fellowship 2010 tidak melakukan pemungutan biaya sedikitpun dalam proses seleksi ini.

Berikut nama-nama yang berhasil memperoleh Paramadina Fellowship 2010 [klik disini].

Bagi anda yang berhasil memperoleh Paramadina Fellowship 2010 diharapkan untuk melakukan: I Konfirmasi kesediaan penerimaan Paramadina Fellowship 2010

  • Mengisi dengan lengkap formulir kesediaan sebagai Penerima PF 2010 [formulir dapat didownload disini].
  • Formulir kesediaan yang telah dilengkapi, fax ke Sdri. Muna Pratiwi, di 021 799 3375 atau ke 021 799 0963, dan dikirim melalui e-mail ke muna.pratiwi@paramadina.ac.id
  • Kami tunggu konfirmasi kesediaan tersebut selambat-lambatnya, Jum’at, 13 Agustus 2010, pukul 16.00 WIB.

II Seluruh peserta PF 2010 baik yang berasal dari Jabodetabek maupun luar Jabodetabek:

  • Sudah berada di Jakarta [Universitas Paramadina] dan langsung menempati asrama pada tanggal Kamis 16 September 2010 pukul 09.00 – 15.00 Wib
  • Bagi Anda yang berasal dari pulau Jawa, Universitas Paramadina akan mengganti biaya perjalanan darat (bus dan kereta api kelas ekonomi), sedangkan Anda yang berasal dari luar pulau Jawa, Universitas Paramadina akan mengganti biaya perjalanan udara dan kapal laut, kelas ekonomi. Penggantian biaya perjalanan akan dilaksanakan setelah penerima PF 2010 sampai di Jakarta dengan menunjukkan bukti tiket pesawat, kereta, bus dan kapal laut yang telah digunakan (paling lambat tiga minggu dari jadwal kedatangan di Universitas Paramadina).
  • Konfirmasi kedatangan setiap peserta akan dikoordinir langsung oleh saudari Muna [0816 957 253], saudaraWirawan [0856 4797 1568] dan saudara Didit [0815 1346 4737]. Atau ke 021 79181188 Ext. 232; Ext. 235dari pukul 08.30 – 16.30 WIB.
  • Selama 2 [dua] tahun pertama masa kuliah di Universitas Paramadina, para mahasiswa peraih Paramadina Fellowship 2010 diharuskan untuk tinggal di asrama yang telah disediakan oleh Universitas Paramadina.

Khusus bagi Penerima PF 2010, yang menempati posisi cadangan, konfirmasi final menunggu konfirmasi dari para donor. Tim Panel PF 2010 akan segera menghubungi Anda, untuk mengumumkan hasil tersebut pada Jumat, 20 Agustus 2010.

Kami ucapkan selamat kepada mereka yang berhasil memperoleh kesempatan meraih PF 2010.

Salam,

Tim Panel Paramadina Fellowship 2010

19 July 2010

Mematikan Komputer Otomatis di Ubuntu

Mungkin bagi Anda pengguna Ubuntu yang suka memakai laptopnya hingga ketiduran (ama siapa yah...?), kali ini aku mau bagi-bagi info perangkat lunak untuk mengatur waktu mati, restart, atau logout komputer. Kalau di OS Jendela kita mengenal Gadget AutoShutdown, Ubuntu (dan anak cucunya) juga punya GShutdown. Udah deh, langsung aja sedot dari terminal terdekat.

#apt-get install gshutdown

berikut skriinsyutnya

Semoga bermanfa'at
UPDATE: Ternyata aplikasi GShutdown hanya bisa membuat komputer Log Out. Pantesan aja aku tidur baterainya malah habis, hehe...

18 July 2010

Jamu Gendong : Tradisional, Pahit dan Perkasa

"Ddua ribbu", logat Jawanya begitu kentara pada penjaja jamu itu. Hmmm, pagi yang indah untuk minum "herbal" orang Indonesia. Di balik rasanya yang pahit, bisyari'ati terkandung manfaat yang begitu besar. Prasasti Madhawapura dari zaman Majapahit menyebutkan sudah adanya Acaraki, yaitu profesi 'tukang meracik jamu'. Bagiku, ini merupakan salah satu heritage yang mesti diabadikan secara juridistik akan warisan leluhur ini. Jangan sampai terulang lagi segala pencurian warisan budaya kita oleh bangsa lain.

Kembali ke cerita. Sang penjaja menawarkan "Pake pait gak". "Iya", lek, jamu pun lewat tenggorokan dan tak pelak pahit pun menjalar. Namun, aku sangat nyaman dan menikmati sekali kepahitan jamu tersebut.

Ada fenomena yang menarik yang bisa kita lihat dari penjaja jamu ini. Dari dulu hingga sekarang puing-puing ketradisionalan dalm bentuk personifikasi mungkin salah satunya pada penjaja. Entah kenapa dan bagaimana awalnya para penjaja itu menjadi "air tawar" di dalam "air laut". Mengapa? Seperti yang sudah kita ketahui sendiri ciri budaya itu memiliki manusia yang memakai nilai, norma, dan cara yang sama dengan beberapa pengusungnya. Hal ini berbeda sekali ketika berhadapan dengan para tukang jamu. Para penjaja ini bersikeras menggunakan pakaian tradisional sepanjang hari, dan mengapa harus perempuan yang masih bertahan? Aneh juga.

Aku juga sering membayangkan, betapa beratnya botol-botol yang harus dipikul dalam jarak berkilo-kilo meter yang menurutku sepertinya uang hasil jamunya pun tidak seberapa. Inilah salah satu contoh selain melahirkan sebagai bentuk keperkasaan seorang perempuan.

Walaupun pahit, seperti yang telah aku singgung, jamu memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan, katanya. Seperti hidup ini. Kadang, tidak semua hal yang manis itu mampu membahagiakan kita, kita tahu bahwa yang pahit itu akan berakhir. Seperti jamu, ada minuman penutup yang manis yang dijajakan. Itulah tugas kita, bagaimana menutup semua cobaan, tantangan dan ujian di dunia dengan kemanisan di akhirat kelak. Pastikanlah kita meminum jamu pemanis, agar tidak terlanjur berlarut-larut pada kepahitan dunia yang menipu. Bahkan, kecantikan, kekayaan, dan kepintaran adalah kepahitan hidup jika kita tidak merendahkan diri dan tidak terbiasa ikut membantu meninggikan derajat kemanusiaan.

10 July 2010

Mengatasi Kebosanan Rutinitas


Malam ini getaran inspirasiku kembali muncul setelah membaca blognya Kak Rasyid. Kakak kelas semesterku ini memang jagonya dalam merangkai kata-kata. Ia mampu mengabadikan mutiara kata serta pandai mengutip (mengingat) beberapa golden concept. Aku sebenarnya merasa terhenyak sekali betapa kemalasan untuk berbagi kembali menggelayut dalam hati. Fiuh, akhir-akhir ini memang perhatianku terlalu tertujukan pada Ubuntu. Makanya aku juga minta maaf secara pribadi kepada http://derizal.blogspot.com yang sekian lama terasa kesepian dan merana diisi dengan konten-konten "egoistik".

Alhamdulillah detik ini aku bisa sampai duduk di Universitas Paramadina di Semester Pendek Pertama, artinya, Semester I ddan II telah aku lalaui dan kemarin-kemarin aku mengikuti PLC (Paramadina Leaders Camp). Ya, semacam mencari lagi keutuhan diri sebagai mahasiswa, maksudnya menyadari entitas kepemimpinan kita. 

Pada titik tertentu mungkin kita merasa bosan dengan rutinitas keseharian yang ada. Setelah melalui bebrapa contoh eksperimental, mungkin beberapa nih aku mau share. Artinya, aku juga pernah mengalami kebosanan seperti itu.

1. Kembali Pada Mimpi

Ngomong-ngomong soal ingatkan, aku teringat pada sepatah wejangan dari Pak Wija 

"Mimpilah dengan apa yang engkau cita-citakan, dan besok pagi sekali kerjakanlah setiap hal  menuju mimpi itu"

Terkadang kita keluar jalur dari apa yang kita kerjakan. Kita bukanlah mesin yang bekerja tanpa tujuan, kecuali tujuan yang pemiliknya berikan. Kita punya kebebasan untuk bermimpi. Apapun mimpi itu. Di tengah perjalanan menuju mimpi sering kita terseok menyimpang pada kesenangan sesaat atau terlupa. Itulah mengapa banyak pakar menganjurkan bahwa mimpi itu harus divisualisasikan. Tatkala kita merasa bosan, hayyaaa, lihat lagi apa mimpi yang ingin kita tercapai.

Oh, ya mengenai kesuksesan itu sebenarnya bukan merupakan suatu titik capaian tertentu sehingga ketika kita sampai pada titik itu, lantas kita berhenti. Kesuksesan itu sebenarnya merupakan serangkaian proses-proses yang baik dan berjalur yang benar.

2. Renungkanlah Nikmat yang Telah Tuhan Berikan

Kebahagiaan itu bukan apa yang kita dapatkan, melainkan sikap kita terhadap apa yang ada. Mensyukuri nikmat memang bukan perkara yang mudah, apalagi bagi kita yang terbiasa dilimpahi banyak kelebihan. benar, banyak orang berkata nikmat itu terasa ketika nikmat tersebut diambil. Coba sesekali tengok ke rumah sakit terdekat. Banyak sekali yang merindukan nikmatnya mata yang sehat yang meluangkan waktu membaca tulisan ini. Hmmmm...

3. Lakukan dari Sisi yang Berbeda

Kebosanan dapat muncul dikarenakan kita menginginkan sesuatu yang lebih. Alih-alih kita berusaha menginginkan yang lebih dengan cara yang salah. Lebih baik kita melakukan sesuatu yang berbeda dari biasanya. Dari beberapa sumber dikatakan bahwa melakukan sesuatu yang berbeda dari biasanya bisa mencerdaskan otak karena ikut merangsang konektivitas sel-sel otak yang baru. Tidak perlu muluk-muluk, misalnya saja sebagai mahasiswa kita sering menjadi deadline mania, coba kita jadi seorang pencuri. Pencuri start maksudnya, atau dari kebiasaan sehari-hari. Jika kita biasa makan pagi sebelum mandi dan mandi pukul 06:30, cobalah madi pukul 04:30 kemudian makan diselingi jalan-jalan. Mungkin sedikit bisa membantu. Ya, itu tergantung krativitas masing-masing. 

4. Flashback

Mencapai ketenangan hati memang banyak caranya. Salah satunya yang senang aku lakukan adalah flashback. Merenungkan diri perjalanan hidup kita yang cukup jauh dan cukup dekat ini bisa membuat kita tersenyum kecil. Bayangkanlah diri kita yang masih tembem, imut dan cengeng, lambat laun menjadi kita yang sekarang ini. Masuklah perlahan dan mendalam dalam setiap episode, Insya Alloh, kita akan bisa mendapatkan keagungan Tuhan. Cara lain pun bisa, misalnya memandangi foto-foto kita sewaktu kecil dan berbincang bersama Ibunda tentang masa kecil kita. 

Mungkin itu sebagian tips berdasarkan pengalamanku, bagi yang suka, silahkan dilike (kayak facebook aja), yang gak suka sumangga, heheh bercanda

28 June 2010

Cara Mengubah Posisi Tombol Maximize, Minimize dan Close di Ubuntu Lucid

Mungkin yang baru upgrade dari Ubuntu Karmic Koala 9.10 ke Ubuntu Lucid Lynx 10.04 agak "kagok" dengan posisi Close, Maximize, dan Minimize-nya yang ada di kiri itu. Usul punya usul, aku dapet nih cara untuk mengubahnya agar kembali "terasa normal". Maklum, apalagi yang sudah terbiasa dengan OS Jendela, agak susah juga yah,

OK lah buka aja sang terminal tercinta
ketik

gconf-editor

Sebagai informasi, gconf-editor ini kalau di OS Jendela ampir sama dengan Registry, kurang lebih, nah kalau udah ketemu ganti di bagian

apps > metracity > general

terus di button_layout masukkan nilai

:minimize,maximize,close

Terima kasih, semoga bermanfaat
Sumber Gord Campbell



27 June 2010

Dicopet

Hari Sabtu itu (26 Juni 2010) kembali naik busway dari Kampung Melayu menuju Mangga Dua. Tapi, sayang, bukan untuk belanja. Hehe. Aku nganterin Kang Iwan ke Orion Mangga Dua buat nyervis netbook HP Mini-nya yang rusak “Hardisk not exist”, katanya. Alamak, pusing juga yah muter-muter cari Orion Mangga Dua, malah salah masuk Hadco Mangga Dua. Udah mau putus asa pulang aja.Untung ketemu juga.

Hehe, malu-maluin juga ngambil tiket antrian yang gak bisa. Enak banget abis jalan ampir dua kilo mungkin lebih cari-cari HP Service Center duduk di ruang tunggu. Yang lucu, di Jl. Raya Mangga Dua ada tulisan larangan “PEDAGANG KAKI LIMA DILARANG BERDAGANG DI KAWASAN INI”, kira-kira seperti itu. Eh, di bawahnya tuh anteng pedagang minuman. Mau difoto, gak keburu.

Kita pulang naek MetroMini yang ke Pasar Senen. Nah, waktu aku mau sholat Ashar, tiba-tiba ada suara kresek di belakangku. Aku jadi curiga, eh ternyata ada COPEET! Untungnya di tempat kecil tasku itu ada kresek, makanya aku tahu ada orang yang lagi ngebuka tasku. Juga, jarang-jarang aku bawa dompet di tempat itu. Eh, si copetnya pura-pura gak tau, dia cuman ngomong “Eh, Mas”. Emang sebel sih, tapi aku malah agak lucu gitu gara-gara kresek. Wkwkwk, eh, dianya malah innocent duduk, aku malah ngomong dengan nada rendah juga “Awas, ya Alloh Maha Tahu”. Udah, gitu, aja, soalnya udah pegel kaki juga. Mungkin, ekspresi yang umum aku neriakin itu copet, eh malah gitu aja. Yasud, mudah-mudahan orang itu sadar. Terima kasih Ya Alloh.

23 June 2010

Libur Genap Subang-Bandung-Tasik


Gilee beneer. Tiba-tiba udah selese ya UAS Genap. Ntu artinye aye udah mo setaun di Jakarte (sok Betawi). Di Jakarta yang sudah sangat panas ini (mandi terus), udah masuk juga nih liburan UAS. Eng ing eng, ternyata gak kayak temen-temen kuliahan lain. Aku cuma dapet liburan dua minggu (makan tuh). Tapi, gak papa deh, mending kayak gini, kalau libur tiga bulan sih kayaknya muntah darah tuh. Haha....

Sebenernya liburan ini aku rindu pada dua tempat, awal UAS sih pengen banget pulang ke rumah di Tasikmalaysia, eh Tasikmalaya. namun, setelah UAS berakhir kenapa aku sangat rindu-rindu sekali NEGERI DI ATAS AWAN. Ya, aku pengen banget pulang ke rumah keduaku di asrama Bina Siswa SMA Plus Cisarua Yayasan Darmaloka Provinsi Jawa Barat (kepanjangan ya, da emang gitu). Yasud, aku memutuskan untuk pergi ke sana. Ehmmm, nostalgia Anak Langit. Tapi, sebelom ke sana, aku mampir dulu nih ke istananya Ngerton di Negara Ganas. tada, akhirnya bisa juga ke negeri Subang....

yng unik dari negeri Erton adalah jalan di depan rumahnya (Jl. Purwadadi) yang lurus alamak, mantb lurusnya. daripada bosen aku pergi aja ke Situ, Situ, Situ apa yah? Pokoknya di Situ lah. Eh, di pinggirnya tuh ada kuburan Santiong, katanya sering dipake pacaran. Ih... gak takut tuh? tau-taunya datanglah inspirasi kenarsisan>>>>
Biasa lah abdi mah poto-poto kitu.

Dan ini yang paling uedan




Aku gak nyangka sampai berantem gitu, AH, gak deng bohong gih>>>
Nah, di subang selesai nih, aku langsung aja cabut naik motornya Mr. Erton ke asramaku tercinta.

Sebenernya aku gak sembarangan juga di Cisarua. Anak-anak Andalas tuh mau ngadain Try Out SNMPTN untuk taun 2011. So, bagi temans yang kebetulan lagi baca postingan ini bisa segera mendaftar ke saya juga bisa. Soalnya, kita mau ngadain TO ini Se-Bandung Raya & Cimahi. OK deh aku kasih tahu judulnya "Try Out Akbar Terdahsyat e-Bandung Raya & Cimahi" SNMPTN. Selain TO, kita juga mau ngadain Talkshow, share pengalaman dengan beberapa mahasiswa berprestasi yang mendapat beasiswa. Ya, lumayan kan. Tenang, konsumsi ada juga kok.

OK, seminggu berlalu, dan akupun seminggu sisanya dihabiskan di kampung tercinta. Tasikmalaysia, eh, salah terus, Tasikmalaya.

OK, lah segitu aja mohon maaf dan terima kasih sudah mau baca.


16 May 2010

Tips-tips Lolos Paramadina Fellowship 2010 Part 2


Tiada terasa waktu bergulir meninggalkan kita yang melamuni zaman. Paramadina Fellowship, sebuah program mutualistik dengan tawaran beasiswa terbesar di Indonesia sudah masuk pada periode ketiga, yaitu Paramadina Fellowship 2010. Banyak teman-teman dan adik-adik yang sering bertanya-tanya padaku apa sih tips-tips untuk dapat lolos di ajang beasiswa yang besar ini. Bayangin aja tahun pertama total beasiswa Paramadina Fellowship 2008 adalah 100 juta, tahun kedua, Paramadina Fellowship 2009 110 juta, dan tahap ketiga, tahun ini, Paramadina Fellowship 2010 sampai 125 juta, ckckck, ayo bergegas kawan

Sebenernya aku udah berbagi tips pada artikel yang lalu, yaitu Tips-tips Menembus Paramadina Fellowship 2010 I . Namun, bersambung dan ARTIKEL INI sambungannya.Jadi, artikel bagi kamu-kamu yang lolos Seleksi Tahap 2 (Tahap Administrasi)

Langsung aja, seleksi WAWANCARA merupakan saringan yang sangat menentukan bagi temen-temen semua (yang lolos). So, ada beberapa rekomendasi dri sayah pribadih yangh hanyah inginh berbagih sajah. Kitu>>>

  1. Saat tes wawancara, usahakan teman-teman memberi kesan pertama yang meyakinkan. Ini lo saya, dengan segala yang saya punya saya akan tunjukkan keinginan saya untuk meraih cita di bangku perkuliahan.
  2. Ada beberapa rangkaian tes yang akan dijalani yaitu DISKUSI, PEPT dan WAWANCARA face2face dengan TES BAKAT. Saat DISKUSI, silahkan mengeluarkan pendapat dan sarannya dengan mengedepankan adab-adab dalam forum karena saat itulah (menurutku) temen-temen selain dinilai kedalaman wawasannya, juga dinilai bagaimana memosisikan diri dalam suatu forum. Ada yang mendominasi, inferior, tong kosong nyaring bunyinya, semua aspek dinilai. So, maksimalkan semuanya yah.
  3. Tes PEPT (Paramadina English Proficiency Test) merupakan tes setingkat TOEFL. Apa TOEFL??! Aku harap sih temen-temen jangan jadi pesimis mendengar tes tersebut. Memang kendala yang dulu aku hadapi itu waktu yang kurang untuk mengerjakannya. Makanya, mulai sekarang temen-temen berlatih untuk membiasakan diri dengan soal-soal TOEFL, gak jauh beda kok, lagian porsinya lebih sedikit.
  4. Nah, inti dari semua inti rangkaian tes ini adalah WAWANCARA. Temen-temen semua akan dihadapkan pada tim panel (merangkap dosen) di Paramadina. Berdasarkan pengalamanku sih, yang lebih dihargai adalah yang menjadi diri sendiri. Jangan dibuat-buat, ceritakan dirimu seadanya dalam beberapa menit-menit penentuan tersebut. Menurutku tim panel sangat peka dengan bahasa tubuh, sorotan mata dan alunan bibir yang tidak jadi diri sendiri. Kuncinya sih temen-temen sebisanya menunjukkan keinginan yang besar untuk bisa duduk di bangku perkuliahan. Tunjukkan keinginan untuk memberi yang terbaik saat wawancara itu.
  5. Untuk BAKAT, sebenernya inilah yang dulu aku sesalkan. Waktu itu aku memilih bakat meniup suling Sunda padahal, aku SAMA SEKALI AMATIR dalam memainkan suling Sunda. Lagian, aku pake suling yang rusak dan salah lagi nadanya ;P. So, temen-temen ngerti kan apa yang bisa diambil dari sana??

Ya, mungkin segitu aja deh nyang aku bisa sampaikan, moga bisa bermanfaat. Tapi, ini rahasia yah (hanya kita yang tahu).

Akhirnya, selamat berkompetisi untuk masa depan. Welcome to The Fellows!!!


11 May 2010

09 May 2010

Pengumuman Paramadina Fellowship 2010 Tahap 2

Pengumuman Paramadina Fellowship 2010 Tahap 2, Hasil Seleksi Paramadina Fellowship 2010 Tahap 2 mungkin akan jadi kata kunci yang dicari ama temen-temen yang mau ngelanjutin kuliah di Mbah Google. Waktu terus bergulir, adik-adik kelas 3 SMA sudah mulai "melucuti" putih abunya. Memang sangat deg-degan ya, tapi tetap semangat
.

Oh, ya untuk teman-teman dan adik-adik yang kepengen tahu PENGUMUMAN PARAMADINA FELLOWSHIP 2010 Tahap 2 sebetulnya gampang-gampang saja. Teman-teman semua tinbggal rajin-rajin tuh buka situs Universitas Paramadina. Untuk pengumumannya sih tanggal 14 Mei 2010. Siap-siap aja terus update buka alamat di address bar nya ya. www.paramadina.ac.id. yang pasti teman-teman semua harus rajin berdo'a ya menunggu detik-detik menebarkan itu. Oh, ya ada pertanyaan atau ingin informasi untuk sementara bisa komentar di blogku ini.

28 April 2010

Mengukur Karir di Dunia Komputer

Tadi siang ngikut kuliah umum IT Architecture and IT Profession bersama dosen IT, Pak Kenny Badjora Lubis dan Ibu retno Hendrowati. Kuliah ini memang bertujuan untuk membuka cakrawala bari bagi mahasiswa Jurusan Teknik Informatika tentang jalur karir di bidang IT khususnya. Ya, memang kadangkala beberapa mahasiswa IT kebingungan untuk memosisikan diri akan masa depan. Kerap aku juga sering bertanya, disiplin ilmu (atau mata kuliah) tertentu ini untuk apa ya, sedangkan pada dunia nyata hal-hal itu sudah tidak dipraktikan lagi secara eksplisit.

Mungkin temans agak bingung juga ya? Misalnya gini, aku belajar Matematika Komputer mengenai tahap parsing. Padahal, dewasa ini software pemrograman itu sudah mengcover kebutuhan kita sebagai seorang pemrogram. Ya, mungkin dapat dikatakan misalnya library-library banyak sekali bahasa pemrograman sudah tersedia dan kita tinggal memakai saja. Apalagi dengan hadirnya tools yang mempermudah, misalnya memrogram Bahasa Java lebih nyaman menggunakan Netbeans IDE dibandingkan dengan terminal di Linux. istilahnya, kita memang sangat-sangat dimanjakan. Ya, mungkin lebih condong pada "user yang canggih" dalam artian end-user bukan, pegiat IT tulen juga bukan.

OK, kita kembali pada bahasan awal. Pada kuliah umum tadi, mahasiswa diberikan kerangka mengenai karir di dunia Informatika. dari 4 lapis (Direktur, Manager, Supervisor sampai Staff), @ memiliki jangkauan jenis pekerjaan yang banyak sekali ragamnya. Mulai dari Chef Information Executif sampai tingkat Web Designer, banyak sekali pilihan yang ada (makin bingung).

Tiba-tiba, ada satu pertanyaan menarik dari Shidiq. Dia menanyakan apakah perbedaan yang signifikan antara Program-program Studi di Universitas yang termasuk keluarga "Komputer". Kita sering menemukan kerancuan perbedaan antara Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Manajemen Informatika, Sistem Informasi, dan lainnya. Berdasarkan apa yang dikatakan Bu Retno bahwa pemberian nama itu terkait erat dengan "Marketing Kampus". Contohnya, orang akan tertarik masuk Akuuntansi Komputasi" yang lebih menjurus daripada "teknik Informatika" yang lebih luas. Padahal, pada dasarnya kurikulum yang digunakan sama saja dengan apa yang dipelajari -yang katanya lebih luas- di Teknik Informatika, mereka belajar Basis Data, Jaringan, pemrograman, dsb, dengan penekanan pada bidang yang "ditonjolkan". Jadi, etimologi yang tepat adalah "Teknik Komputer" atau "Teknik Informatika" dan aku sependapat dengan hal tersebut.

Anyway, sebaik apapun IP, sebanyak apapun sertifikat, tentu semuanya berujung pada Kecerdasan Emosional kita dalam menghadapi dunia kerja. Ya Alloh, linungilah aku dari kecemasan akan masa depan, serta jadikanlah aku orang yang bisa mengambil hikmah pada apa-apa yang Engkau berikan padaku.

19 March 2010

Ha? Amerika Punya Banyak Utang??!!

Kemaren malam selama dua hari ngikut Workshop "Menjadi Ekonom dalam 2 Hari Bersama Wijayanto". Ya, bersama Deputi Rektor Bidang Kerjasama, Pengembangan Bisnis, dan Kemahasiswaan Universitas Paramadina, Pa Wija. Acara dimulai ba'da maghrib sampai sekitar pukul 22:00.

Memang sih materinya Ekonomi Bangget....Sebidang ilmu yang sudah lama gak aku tekuni (walaupun secara faktual sehari-hari aku memraktikkannya). Udah deh, aku gak bakal ngebahas teori yang rumit-rumit, dan banyak grafik. Lagian, Pak Wija itu terkenal karena kemampuannya menyederhanakan materi yang rumit (kata anak-anak Manajemen & Falsafah) kalau lagi ngajar (Aku kan belum pernah diajari, maklum TI...). Di sini aku mau share nih tentang sesuatu yang menarik.

Langsung aja, ada beberapa point yang menarik ketika dibahas mengenai GDP (Gross Domestic Product). OK, langsung aja apa itu GDP? GDP merupakan total aliran kekayaan yang masuk di suatu negara selama satu tahun. Kekayaan apakah gerangan? Kekayaan yang dimaksud mencakup beberapa aspek yang masuk. GDP mencerminkan ukuran ekonomi suati negara. Karena, dari GDP akan dinilai seberapa besar ekonomi suatu negara. Rumusnya

GDP = C + G + I + NX


  1. C=Konsumsi

  2. Konsumsi ini mencakup barang-barang atau jasa apa saja yang kita gunakan selama satu tahun. Juga, barang atau jasa tersebut memang habis selama satu tahun. Ya, misalnya beli makanan, beras, mencukur. Oh, ya barang/jasa tersebut harus bisa habis selama satu tahun. Kalo lebih dari satu tahu, namanya I (Investasi). Oh ya lagi, barang tersebut tidak mencakup HaPe yang temens pegang, laptop, dan gadget karena barang-barang tersebut masuk dalam kategori KONSUMSI, bukan INVESTASI

    Ketika kita mempunyai modal (uang, waktu atau tenaga), pilihannya cuman ada dua, yaitu dikonsumsi atau diinvestasikan. Misalnya, temens dari SMP ata SMA yang sekarang mau ujian (semoga lancar Amiin) akan dihadapkan pada dua pilihan, pertama MENGONSUMSI tenaga dan waktunya untuk digunakan pada lapangan kerja (kasarnya langsung kerja) atau BERINVESTASI dengan menunda kesempatan menghasilkan uang dengan melanjutkan pendidikan, karena nilai investasinya yaitu adanya kesempatan menghasilkan uang yang lebih besar di masa yang akan datang dengan pendidikan>>> Intinya, KONSUMSI atau INVESTASI

  3. G= Konsumsi Pemerintah

  4. Konsumsi Pemerintah ini dalam bahasa kita ya APBN. Gitu.... Oh, ya Amerika serikat menaikkan GDPnya dengan cara meningkatkan pengeluaran negara. bahkan, APBN nya dibuat defisit yang dicover oleh Hutang Luar Negeri.

  5. Investasi

  6. Yasud, ini udah dibahas di bagian konsumsi. Investasi ini lazimnya dilakukan oleh perusahaan.

  7. NX= Selisih Ekspor dengan Impor


  8. Nah, ini yang paling menarik. Oh, ya sebelumnya aku jelaskan dulu selisih yang diitung itu ya selisih ekspornya, kalau impor yang lebih banyak berarti NXnya minus. Semakin besar ekspor dibandingkan impor, maka NX semakin besar. Temen-temen tau kan bahwa tahun 2010 merupakan awal diberlakukannya CAFTA (China-ASEAN Free Trade Agreement). Kadang-kadang ngeri juga kalau teringat nasib industri negeri kita akibat CAFTA. Ya aiyalah produk kita kan kalah harga dari produk China. Belum lagi masalah kualitas (tapi gak semua), produk dalam negeri selalu kalah dengan produk China. Ngomong-ngomong soal China, mungkin temens ada yang bertanya, bagaimana China bisa punya produk murah seperti itu. oh, ya, China itu menggebu-gebu ingin menaikkan GDP nya lewat NX. Artinya, untuk menaikkan selisih Ekspor-Impor, China berkeras memajukan produksinya negaranya agar bisa diekspor secara besar-besaran ke luar negeri. Lho, terus kenapa bisa murah? Temens khan tau bahwa China memiliki populasi penduduk yang paling besar tuh (rajin buat anak kaliii...), artinya, upah buruh di sana tuh memang rendah dari dibandingkan di kita. Juga, etos kerjanya tinggi. So, gak heran kan kalau mereka workaholic juga. Selain itu, kita tau sendiri bahwa dewasa ini China sedang bangkit dengan teknologinya. lebih -lebih ada aturan jelas dari pemerintah China demi mendongkrak ekspor. Makanya, pegawai yang rajin + teknologi produksi yang mantap + dukungan pemerintah jadi tuh barang murah. Kelabakan dech...

    Di sisi lain, barang-barang dalam negeri itu jauh kalah memang selain karena etos kerja bangsa kita yang rendah ditambah-tambah teknologi dan regulasi yang gak jelas, juga rantai distribusi yang panjang antara produsen ke konsumen menyebabkan barang-barang produksi kita mahal. Pemerintah juga bingung, kalau rantai distibusinya dipotong itu berarti memberi racun tikus kepada banyak sekali distributor. Kalo gak diputus, ya barang Made By Indonesian mahal. Gimana ya?

    Oh,ya ada satu hal lagi yang menarik. Ternyata Amerika Serikat "takut" juga dengan China? Apa pasal? Gini, setiap tahun ekspor China ke Amrik selalu lebih besar dibandingkan ekspor Amrik ke China. Sederhananya gini, dalam satu tahun China mengekspor 100 barang ke Amrik, sedangkan Amrik mengekspor 80 barang ke China. Nah , yang 20, diganti dengan SUrat Hutang. Kasarnya, "Sorry ya, ngutang dulu". Nah, hal ini berlangsung terus menerus bertahun-tahun karena ekspor China ke Amrik selalu lebih besar dibandingkan ekspor Amrik ke China. Makanya, sekarang China menjadi pemegang Surat Hutang terbesar Amerika serikat, tepatnya 200 milyar Dollar Amerika . Ck....ck....ck....., banyak ngutang juga tuh Amrik. Nah, kalo China melempar Surat Hutangnya ke pasar, otomatis Amerika Serikat akan mengalami inflasi besar-besaran karena hal itu sama artinya China memperbanyak jumlah peredaran uang Dollar Amerika di dunia. So, terjadi inflasi dan akan banyak perusahaan-perusahaaan di Amrik beserta anak-anaknya di seluruh dunia mengalami kebangkrutan.

    Makanya, kedua negara memang memiliki "bisul" masing-masing. Jika Amrik mencet bisul "HAM, Taiwan, & Demokrasi" China. China mencet-mencet bisul-bisul "Kredit, Surat Hutang" Amerika karena memang China merupakan kreditor terbesar bagi Amerika Serikat.

Mungkin di antara temens sekalian heran mengapa saat krisis global 2008 kita relatif tidak terpengaruh. Kiyasannya gini, bayangkan ada banjir yang terjadi pada suatu perumahan. banyak yang mengeluh TV nya hilang, mobilnya hanyut, kulkasnya ruksak. Tiba-tiba ada satu rumah yang biasa-biasa aja. Tidak panik dan mengeluh. Dia tidak mengeluh barang-barangnya hilang, rusak atau hanyut? Kenapa? Ya jelas penghuni rumah tersebut tidak memiliki apapun di rumahnya!!! Ini seperti Indonesia, saat krisis global melanda, GDP kita memang sebagian besar dipengaruhi Konsumsi Rumah Tangga, bukan Ekspor-Impor. Lagian, kita jarang sekali mempunyai perusahaan-perusahaan multinasional di banyak negara. Memang ada, tapi bukan sekaliber Toyota, McDonald's yang memang sangat terpengaruhi sekali oleh krisis global.

So, Tetap Cintai Produksi dalm Negeri dan Jangan Korupsi. ya>>>>
Terima kasih Pak Wija....


13 March 2010

Yang Baru :Ubuntu 10.04 Lucid Lynx

Ehm... kayaknya udah gak sabar lagi buat Release Party di kampus bersama Pak Eko dan pak DJ (Kewreen). relese party apaan tuh? Nggak, ceritanya bagi pemakai Ubuntu (sorry, windows udah bosen sih tapi tetep pake ;P), nah berdasarkan jadwal dari UbuntuWiki, Ubuntu Lucid Lynx yang merupakan codename v 10.04 (04=April, 10=tahun 2010), versi stabil Ubuntu Lucid Lynx akan dirilis pada tanggal 29 april 2010. ehm, penomoran ini kayaknya nomor spesial, soalnya rilis pertama Ubuntu kan Ubuntu 4.10 (Warty Warthog).

Berita terbarunya, ini nih logo terbaru yang memang revolusioner setelah selama-bertahun-tahun menggunakan logo yang kurang lebih sama, akhirnya muncul yang kayak gini (Tapi jadi ingat SCTV hehehe :P)



Apa sih yang baru dari Ubuntu Lucid Lynx, rumor punya rumor, satu hal yang sering mencuat di dunia maya, Ubuntu Lucid Lynx ini akan memiliki versi GTK+ yang ciamik dengan dukungan RGBA. RGBA ini merupakan model RGB dan kanal alpha untuk transparansi dan translusensi. Apa artinya? Katanya tema transparansi (menyaingi windows) akan diahadirkan dan transparansi tersebut berada pada tingkat widget, bukan tingkat border dan window lagi seperti sekarang. Namun sayangnya, tidak akan digunakan Lingkunan Desktop Gnome 3, melainkan masih GNOME 2.x. lalu, "human theme" akan digantikan dengan "light theme".

Oh ya, apabila nanti versi stabil sudah tiba, temen-temen yang mau ngupgrade bisa melalui dua cara
Cara I

  1. Masuk Menu->Accessoris->Terminal

  2. masukkan kata kunci sudo update-manager -d
  1. Masukkan password, nah di bagian paling atas jika ada pemberitahuan versi baru, klik Upgrade, untuk langkah selanjutnya, tinggal klik-klik saja



Cara 2
  1. Tekan Alt+F2

  2. Masukkan update-manager -d
  1. Karena masuk dalam mode user biasa, setelah klik "Check" akan diminta password

  2. selanjutnya sama seperti di atas





27 February 2010

Cerita Pendek dengan Linux dan Open Source

Lucu-lucu, benar-benar lucu. "Promosi" open source oleh FOSS-ID di Mall Artha Gading itu emang diselipkan dalam Computer Expo Jakarta Utara. Lucunya, hampir semua vendor komputer-laptop di sekeliling "promosi" Open-Source tersebut menawarkan Sistem Operasi Windows. Oh, ya di sana tuh selain sharing penggunaan OSS Pengolah gambar GIMP, juga diadakn Pengumuman Pemenang Dessain Poster OSS. Yealah, lumayan tuh hadiahnya dapet uang juga netbook. Denger-denger si juara curhat tuh. Katanya dia tobat dari pemakai software bajakan dua taun lalu. Alasannya, dia tidak bisa Go Internasional karena Software nya bajakan. Yang satu lagi lebih parah, dia juga mengaku gak bis aGo Nasional gara-gara si kambing yang sama. Akhirnya, mereka jadi fanatik OSS !!! hahay (mulai lebay)

Yah, aku bersama beberapa temen-temen TI memang sedang keranjingan virus LINUX (dan aku jadi biangnya hahaha!!!). Terima kasih untuk Pak DJ dan Pak Eko yang keren abis dengan Open Sourcenya telah membaptis anak-anak TI. Seharusnya sih se-kampus Parmad dibaptisnya, tapi gak papa deh sementara ini anak TI 2009 dulu dah yang dibaptis Open Source.

Oh, ya Pa Eko mempercayakan administrasi website padaku. Weleh-weleh, masih kecil nih ilmu Desain Webnya. ya, katanya demi mengakomodasi para Linuxer, Pak Eko, secara informal mendeklarasikan berdirinya UNPLUG (apa tuh??)

UNPLUG, Universitas Paramadina Linux User Group), didirikan hanya sebuah komunitas. Memang, aku berharap banyak pada UNPLUG ini. Semoga di ranah kecil dulu, di kampus lah sudah tercipta kesadaran untuk memakai Open Source, walaupun berat. Tak ada yang tak mungkin kan seperti celoteh Napoleon Bonaparte.

Oh, ya kembali ke pameran tadi. Setelah ngikut sedikit promosi Open Source, tanpa ragu aku tembak Toko Buku Gramedia, yah, niatnya sihmau iseng-iseng aja nyatetin Judul-judul Buku ama embel-embeknya. Coz, aku lebih suka membeli ONLINE, harganya lebih miring dibandingkan dari GRAMED (mudah-mudahan pihak GRAMED gak ada yang baca posting ini).

Yasud,aku ngantuk juga nih, Pokona maju Open Source!!!

Hitung






Komentar

Tentang Blog Ini

Seorang pembelajar yang berharap tidak berhenti belajar, seorang hamba yang berharap tidak berhenti menghamba

Followers