- C=Konsumsi
- G= Konsumsi Pemerintah
- Investasi
- NX= Selisih Ekspor dengan Impor
19 March 2010
13 March 2010
Yang Baru :Ubuntu 10.04 Lucid Lynx
Berita terbarunya, ini nih logo terbaru yang memang revolusioner setelah selama-bertahun-tahun menggunakan logo yang kurang lebih sama, akhirnya muncul yang kayak gini (Tapi jadi ingat SCTV hehehe :P)
Apa sih yang baru dari Ubuntu Lucid Lynx, rumor punya rumor, satu hal yang sering mencuat di dunia maya, Ubuntu Lucid Lynx ini akan memiliki versi GTK+ yang ciamik dengan dukungan RGBA. RGBA ini merupakan model RGB dan kanal alpha untuk transparansi dan translusensi. Apa artinya? Katanya tema transparansi (menyaingi windows) akan diahadirkan dan transparansi tersebut berada pada tingkat widget, bukan tingkat border dan window lagi seperti sekarang. Namun sayangnya, tidak akan digunakan Lingkunan Desktop Gnome 3, melainkan masih GNOME 2.x. lalu, "human theme" akan digantikan dengan "light theme".
Oh ya, apabila nanti versi stabil sudah tiba, temen-temen yang mau ngupgrade bisa melalui dua cara
Cara I
- Masuk Menu->Accessoris->Terminal
- masukkan kata kunci sudo update-manager -d

- Masukkan password, nah di bagian paling atas jika ada pemberitahuan versi baru, klik Upgrade, untuk langkah selanjutnya, tinggal klik-klik saja
Cara 2
- Tekan Alt+F2
- Masukkan update-manager -d

- Karena masuk dalam mode user biasa, setelah klik "Check" akan diminta password
- selanjutnya sama seperti di atas
27 February 2010
Cerita Pendek dengan Linux dan Open Source
Yah, aku bersama beberapa temen-temen TI memang sedang keranjingan virus LINUX (dan aku jadi biangnya hahaha!!!). Terima kasih untuk Pak DJ dan Pak Eko yang keren abis dengan Open Sourcenya telah membaptis anak-anak TI. Seharusnya sih se-kampus Parmad dibaptisnya, tapi gak papa deh sementara ini anak TI 2009 dulu dah yang dibaptis Open Source.
Oh, ya Pa Eko mempercayakan administrasi website padaku. Weleh-weleh, masih kecil nih ilmu Desain Webnya. ya, katanya demi mengakomodasi para Linuxer, Pak Eko, secara informal mendeklarasikan berdirinya UNPLUG (apa tuh??)
UNPLUG, Universitas Paramadina Linux User Group), didirikan hanya sebuah komunitas. Memang, aku berharap banyak pada UNPLUG ini. Semoga di ranah kecil dulu, di kampus lah sudah tercipta kesadaran untuk memakai Open Source, walaupun berat. Tak ada yang tak mungkin kan seperti celoteh Napoleon Bonaparte.
Oh, ya kembali ke pameran tadi. Setelah ngikut sedikit promosi Open Source, tanpa ragu aku tembak Toko Buku Gramedia, yah, niatnya sihmau iseng-iseng aja nyatetin Judul-judul Buku ama embel-embeknya. Coz, aku lebih suka membeli ONLINE, harganya lebih miring dibandingkan dari GRAMED (mudah-mudahan pihak GRAMED gak ada yang baca posting ini).
Yasud,aku ngantuk juga nih, Pokona maju Open Source!!!
08 February 2010
Penggunaan Insya Alloh dan Almarhum
Insya Alloh
Nah, inilah istilah yang sering jadi “alasan”. Rosululloh SAW sendiri memberi contoh penggunaan kata Insya Alloh adalah untuk suatu janji yang memang bnar-benar ingin ditepati. Beliau mencurahkan niat dan tekadnya untuk memenuhi janji tersebut, dan itupun kalau Alloh mengizinkan. Nah, di sini teman-teman muslim/at semua yang menyamakan “bila ada izin Alloh” dengan janji yang ogah-ogahan, “gak janji deh” vulgarnya. Ini berarti memindahkan definisi awal. Celakanya, mayoritas seperti itu, na'uudzubillah. Makanya, derajat kata Insya Alloh ini menjadi rendah karenanya. Terus di mana luhungnya kata yang dianjurkan Rasulullah SAW itu. Maka, aku ngajak nih bagi temen-temen yang memang mau janji dengan sungguh-sungguh dan emang temen suka menepati janji, gunakan saja kata “Insya Alloh” ini. Tapi, misalnya temen emang kadang ingkar janji dan sering menggunakan kata “Insya Alloh” ini sbaiknya temen jadilah orang yang menepati janji, kemudian tatkala temen-temen sudah kredibel, saat itulah budayakan Insya Alloh Islami demi mengembalikan makna semula.
Almarhum
Secara lughowi atau etimologis, almarhum berarti “orang yang dirahmati” karena merupakan kalimah maf'ul atau objek (silahkan koreksi kalau aku salah). Nah, apa artinya? Ini berarti adalah memang istilah bagi seorang muslim/at yang sudah meninggal. Trus, banyak di antara temen-temen yang menyelipkan istilah “Almarhum” ini pada seorang nonmuslim yang mninggal. Ya, kalau memang alasannya untuk kesopanan, lebih baik temen gunakan istilah “mendiang” juga ya.
Ya, mungkin itu, bagi temen pembaca silahkan kalau ada yang tidak setuju. Aku hanya menyampaikan kebenaran. Mudah-mudah menjadi pemberitahu yang tidak tahu dan pengingat bagi yang lupa. ;)
02 February 2010
Kompetisi Website Kompas MuDa – KFC
Didedikasikan dalam rangka "nimbrung" kompetisi menulis Kompas (mudaers.com)
Seringnya menelusuri budaya-budaya negara lain lewat bacaan-bacaan dan membanding-bandingkannya secara tidak langsung, mungkin beberapa pembaca mengangan-angankan tinggal di negara lain yang diimpikannya itu. Beberapa pembaca lain mungkin akan merasakan betapa beruntungnya tinggal di Indonesia setelah menyelami lebih jauh realita yang terjadi di negara lain, entah lewat berita atau lewat buku bacaan yang objektif, yang tidak hanya membahas “yang indah-indah” saja dari negara tersebut, tetapi juga masalah-masalah yang terjadi di negara itu.
Dari beberapa segi pun, orang indonesia tidak bisa disamakan dengan orang dari negeri manapun walaupun itu sama-sama satu rumpun melayu. Apalagi dilihat dari gaya hidup, jelaslah jauh perbedaannya.
Orang yang gemar memelajari budaya negara lain, pada dasarnya seperti orang yang sedang studi banding, mengambil hal positif dari negara tersebut dan menanamnya di negara asal. Tentu saja, setelah ditransformasi ke dalam budaya Indonesia asli. Kegagalan-kegagalan transformasi nilai maupun sesuatu yan positif dari negara lain ke negara asal banyak terjadi di negeri ini. Apa memang kurang panjang pikir, atau memang kurang tak sabar, atau memang terlalu mengagung-agungkan budaya “batur” itu. Misalnya saja bangunan-bangunan beton yang ada di Padang, tanpa memikirkan segi geografis wilayah itu, Padang menjadi daerah rawan gempa dengan jumlah korban yang menakjubkan.
Memang, kesadaran itu sudah muncul hanya saja proses perubahannya tak segampang itu, banyak hal lain juga yang harus diolah dalam pikiran dan ilmu pengetahuan, tentunya dengan melihat berbagai sudut pandang.
Apapun itu penanaman budaya asing ke dalam budaya asal harus dipikir mask-masak dan melihatnya dari sudut pandang ilmu pengetahuan atau sudut pandang bidang lainnya. Sehingga bencana-bencana atau masalah-masalah yang sering melanda negeri ini bisa diminimalisir. Masalah-masalah rutin yang terjadi setiap tahun di Indonesia seperti banjir, kecelakaan lalu lintas, korupsi, kemiskinan, pengangguran, demonstrasi, atau kecelakaan yang diakibatkan minimnya infrastruktur.
Masalah-masalah yang ditimbulkan oleh sistem infrastruktu, negara-negara maju memiliki solusinya. Tetapi mengenai sikap masyarakatnya, Indonesia harus ekstra keras, karena segala peraturan yang dicontek dari budaya lain itu masih ada yang kurang, mungkin tidak dikonversi dengan kebiasaan-kebiasaan masyarakatnya terlebih dahulu atau memang sebetulnya di dalam pemerintahan itu banyak orang yang sakit hingga masyarakat mulai tak begitu percaya pada pemerintah. Setidaknya tidak 100% percaya.
Hampir semua permasalahan di negeri ini dapat ditemui dengan mudah, berbagai media memberitakannya. Lalu apa hubungannya dengan kita harus bangga Indonesia? Harus ada hubungannya ! Dari segala permasalahan itu, sejelek apapun Indonesia di mata negara lain, kita tetap Warga Negara Indonesia (WNI), yang lahir, hidup, dan mungkin mati di negeri ini. Tak ada Indonesia lain yang senyaman ini. Indonesia yang cook dengan kepribadian masyarakatnya, yang melimpahkan Sumber Daya Alam (SDA) yang meruah. Tetapi apakah benar SDA itu kutukan yang membuat bangsa kita malas?!
Indonesia mempunyai anak-anak bangsa yang luar biasa di mata dunia. Tetapi Indonesia juga, mempunyai anak-anak jalanan yang keberadaannya seperti hal lumrah—seolah takdir bagi mereka, yang pintar makin pintar menindas yang lemah dengan sistem kapitalismenya itu, sementara yang lemah makin malas dan lebih banyak omong daripada kerja.
Data-data di sini tidak diperlukan, tetapi yang utama dari permasalahan negeri ini adalah solusinya. Solusinya adalah kita harus bangga Indonesia terlebih dahulu, merasa memiliki akan negeri ini, sayang dan cinta, dan pada akhirnya meresapi apa yang terjadi dan apa yang diperlukan negeri ini.
Menuduh macam-macam terhadap masyarakat yang dicap pemalas pun tidak dibenarkan, orang harus bijak berpikir mengapa itu terjadi? Pasti ada sebab-sebabnya. Apa yang terlihat sekarang adalah akibat dari masa lalu, dan apa yang diputuskan sekarang adalah sebab kejadian di masa mendatang. Entah keberhasilan atau kegagalan. Mental negatif bangsa ini yang menganggap Indonesia tak bisa menjadi negara yang lebih baik hanya mampu melihat kegagalan dari masa lalu tetapi mereka buta terhadap keberhasilan yang telah dicapai negeri ini.
Memang benar keberhasilan yang dicapai tak sebanding dengan kegagalan yang terjadi. Wajar saja masyarakat Indonesia tidak percaya diri. Lalu apa yang harus dibanggakan? Apakah kita hanya cukup puas dan bangga dengan permasalahan yang ada. Seolah setiap kepala bangsa ini dituntut untuk berpikir sebelum mereka matang. Bahkan bayi yang baru terlahir pun sudah dituntut untuk membayar hutang negara. Lalu selama ini kita hidup “ngapain”? Apa sih kontribusi kita sebagai generasi muda negeri ini? Apakah hanya mampu mengeluh saja, tanpa berusaha mencari solusinya? Kita punya visi misi hidup kagak? Atau jangan-jangan kita hanya asal hidup saja, menjadi bangsa biasa yang memiliki sejarah hidup yang biasa-biasa saja.
Sahabat, perlu kita catat bahwa kebanggaan negeri ini adalah kita mmiliki tantangan yang tidak dimilki negeri maju, tantangan yang mana kita mampu menghasilkan solusi-solusi kreatif, berbeda dengan generasi muda negara maju yang kehabisan ide. Lihat Jepang, setelah mengerahkan seluruh potensinya, akhirnya mereka harus mengakui bahwa China sekarang jauh lebih unggul. Generasi Emas Jepang telah menua. Sementara mereka harus terus menghadapi tantangan yang makin menganga.
Orang Jepang dari dulu selalu kerja keras. Indonesia yang hidupnya penuh masalah, tetapi biasa-biasa saja, nyaman dan santai, bahkan masalah-masalah itu memang harus diterima dengan lapang dada, bukan untuk dicari solusinya. O, ya! Justeru sikap nrimo itulah solusinya. Sikap itu justeru membuat hidup jadi bermakna dan berkah. Jadi, bangga Indoensia, mengapa tidak?! Namun, terkadang sikap nrimo yang terjadi sekarang sama dengan sikap menyerah yang seolah tidak memiliki daya lagi.
Coba bayangkan saja, bila hidup di Jepang! Orang harus punya keahlian, segala biaya hidup tentu mahal apalagi jasa. Bayangkan juga dengan orang Jepang miskin seperti apa kualitas hidupnya? Kita jarang sekali memperhatikan hidup orang-orang dengan kualitas rendah di negara maju. Di Jerman, Perancis, Inggris, dan negara maju lainnya mereka benar-benar menganut sisem Kapitalis. Sehingga bila perusahaan kapitalis itu bangkrut maka jatuhlah seluruhnya. Kuasa Tuhan memang mudah sekali, bukan? Bersyukurlah bangsa kita yang mensyukuri segala keberhasilan juga kegagalannya. Tetapi, bersyukur saja belumlah cukup, bentuk syukur itu harus dibuktikan dengan berusaha untuk menjadi lebih baik lagi.
Orang berhasil karena banyak berusaha, begitu pun sebuah negara, sebuah negara bila menginginkan kemajuan dia harus ekstra keras mengatsi PR-PRnya. Lalu apalagi? Barengi juga dengan strategi emas, manajemen yang cook, dan sebagainya, dan sebagainya. Semua itu begitu mudah dipahami semua orang. Aplikasilah yang menentukan, sikap ingin berubah tentu harus didukung penuh!!!
Bergeraklah, bahkan di dalam sebuah perusahaan sekalipun, ada istilah senior dan junior, yang kadang pengalaman sebagai junior kita lebih banyak menuruti apa yang sudah ada, walaupun itu sejujurnya kurang begitu menguntungkan perusahaan, kita malu mengeluarkan pendapat, takut dimusuhi senior, dan keparanoidan lainnya. Akhirnya kita tak mampu membawa perubahan pada apapun.
Perubahan akan gagal bila tak ada seorang pun yang lantang mengusulkan kegiatan apa yang perlu dihentikan, pos mana yang perlu dipangkas dan tindakan apa yang harus dilakukan. Mental malas harus diubah! Terkadang Junior tak berani untuk bertindak seperti itu, sementara itu senior seperti bergotong-royong bahu membahu untuk tidak mau berubah—alasannya mereka merasa lebih nayaman dengan apa yang ada saat itu.
Memang masa transisi akan menghasilkan cobaan-demi cobaan dan tidak memotivasi kita tentunya. Lalu siapa yang akan berhasil? Merekalah orang-orang yang memiliki kemampuan adversity yang baik, yaitu orang yang memiliki kekuatan menerobos kesulitan, orang yang mampu melawan kegamangan, orang yang mampu mendobrak masuk ke situasi baru, dan orang yang mampu menghentikan kebiasaan lama.
Dia juga harus mampu memotivasi khalayak, sehingga dia harus bekerja sama dengan mereka untuk bahu membahu berubah, mereka harus dituntut komitmennya untuk berubah dan ini dibuktikan dengan saling mengontrol, kemudian terus ditindak lanjuti, dan agar tetap semangat lakukan selalu penguatan spirit dan visi.
Emirsyah Satar, CEO PT Garuda Indonesia yang berhasil menjadi CEO terbaik tahun 2009 membagi tipsnya dalam memajukan perusahaan raksasa negeri ini. Mereka bahu membahu untuk berubah, kerja tiap rantai dipertegas. Batas waktu tiap pekerjaan dipertegas, janji harus ditepati. Dan yang penting juga on-time performance. CEO bekerja sama dengan perusahaan dan perusahaan membutuhkan orang banyak untuk berubah. Nilai-nilai perusahaan Garuda Indonesia yakni FLY HI adalah efficient and effective, loyality, customer centricity, honesty and opennes, and the last is integrity.
Setiap pekerja dipacu mencapai target maksimum dan sebagai seorang CEO, gak perlu segan untuk terjun langsung ke lapangan. Justru CEO harus melihat langsung masalah-masalah di lapangan di mana pekerja bekerja. Disana tak perlu ada sakit hati antara atasan dengan bawahan. Bagaimanapun juga, Indonesia patut dibanggakan. Bangga Indonesia mengapa tidak?!***
Sastra Jerman UNPAD
15 January 2010
Tips-tips Menembus Paramadina Fellowship 2010 I
Nah, bagi kamu-kamu yang sering buka info "BEASISWA" di Internet, aku jamin deh dikit-dikit pasti pernah nyangkut di info Paramadina Fellowship (kecuali yang umpannya salah hehe...:P). Nah, udah pada tau kan Universitas Paramadina sekarang mengadakan beasiswa yang ketiga kalinya untyk putra-putri pilihan.. Trus, banyak sih yang nanyain .."Kaka, gimana sih caranya biar lolos?" atau "Zal, tesnya apa aja sih??". OKElah kalau begitu, sekarang aku mau sharing-sharing nih BAGAIMANA CARANYA UNTUK MENINGKATKAN PELUANG LOLOS, inget yah, PELUANG LOLOS, bukan berarti aku ngejamin lolos, karena
1. Aku bukan makelar Paramadina
2. Apalagi MAFIA HUKUm, ih sereem,.
3. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat, eh keputusan tim panel yah
4. Kita hanya bisa ikhtiar, abis itu do'a dan tawakkal, tapi inget... Alloh yang nentuin mah
ya udah, itu bebrapa point yang kuddu, musti harus, wajib kamu-kamu catet yah, biar dapet tuh Paramadina Fellowship 2010. 125 juta wah-wah, hampir menyamai lagu Rhoma Irama (kikikwkwwk)
Tips Untuk Lolos Seleksi Berkas'
1. Kamu tentu harus memenuhi prasyarat dan syarat yang tertera tuh. yang intinya track record kamu selama hidup ini. Maksudnya selama di SMA ini haruslah baek lah. Mulai dari nilai raport, keoraganisasian, kepemimpinan, piagam dan embel-embel lain lah pokonya. yakin gak pada itu semua. kalo gak yakin, hitung dulu tuh secara kualitatif diri kamu itu, apakah suka bolos gak di skolahan.
2. Segera DETIK ini DONLOD tu formulir PF kalo kamu merasa mau...
3. Perhatikan lembar per lembarnya, kalo bisa sepenuh yang kau bisa. Eit tapi inget harus jujur yaaah.
4. Kalo perlu tambahkan keterangan lain yang bisa menguatkan, misalnya untuk yang kurang mampu, bisa melampirkan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) dan SKP (Surat Keterangan Penghasilan) dari minimal Kelurahan lah.
5. Jangan terlalu terpaku pada apa yang ada. Maksudnya, apabila kamu punya karya dari semenjak SD, mau puisi, karikatur, karya drama atau yang lainnya kalo bisa yang berhubungan dengan jurusan apa yang kamu pilih di UPM (Universitas Paramadina) nanti.
6. Nah, satu hal yang terpenting, yaitu... ESSAY, Kamu harus bener-bener, jangan asal dalam mengisi ESSAy ini karena ESSAy tersebut merupakan "kamu" di ahadapan tim panel. Buatlah essay sejujur apa yang kamu impikan selama ini. Esay mencerminkan diri kamu di hadapan meraka. So, menurutku sih sederhana saja, kamu jangan mengeluh atas keterbatasanmu dalam menggapai perguruan tinggi. Tetap beri harmoni imipan, semangat dan tekad yang kuat. Tuangkan setiap diksi dengan penuh perasaan. banyak lho temen-temen laen yang prestasinya segudang, namun esaynya secuil. pilihlah essay yang memang benar-benar membuat kamu terenyuh pada peristiwa tersebut(Kalo yang Pengalaman PAHIT saya).
Tips untuk Lolos Seleksi Wawancara
Bersambung klik di sini
Gambar Lembur dina Google Earth
Tah, ieu SMP kuring
Pami ieu SD kuring
Pas ditingal pekna teh pencitraanna kaping 26 Mei 2002, aduh, heubeul oge nya, pantesan SMP na ge jiga basa abdi munggaran lebet, salit keneh bangunana. Kawitna mah rada lieur ningali ieu teh, numana nya lembur, alhamdulillah antukna kapendak oge, ngan hanjakal, rorompok mah teu jentre naker gambarna.
Anehna, kan aya pasilitas nandaan ti Google Earth jiga di handap. Kuring teh kantos nandaan, tapi teu aya tilasna, kumaha carana nya ambeh tiasa nimbrung nandaan? Aya nu terang teu?

08 January 2010
Kesempatan Dahsyat : Paramadina Fellowship 2010
Kesempatan mengenyam bangku formal pendidikan adalah anaknya "orang". Kini, kesempatan begitu luas bagi kalian yang anak "bukan siapa-siapa" untuk menjadi seseorang yang "siapa-siapa". Ah, sudah ah, terlalu terinspirasi kata-kata Bapak Wijayanto, Deputi Rektor Bidang Kerjasama, Pengembangan Bisnis, dan Kemahasiswaan, yang akrab dipanggil Pak Wija. Langsung aja yah
Universitas Paramadina bekerjasama dengan para dermawan Indonesia untuk “ketiga kalinya”, memberikan beasiswa kepada siswa-siswi lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat
yang memiliki potensi akademis maupun non-akademis untuk mengikuti pendidikan (S-1) di Universitas Paramadina, pada Program Studi :
- Teknik Informatika,
- Manajemen dan Bisnis,
- Falsafah dan Agama,
- Ilmu Komunikasi,
- Psikologi,
- Hubungan Internasional,
- Desain Komunikasi Visual
- Desain Produk Industri.
Kualifikasi
- Siswa kelas 3 atau lulusan SLTA atau sederajat dari seluruh Indonesia.
- Siswa kelas 3 atau lulusan SLTA atau sederajat, dengan nilai rata-rata NEM/UAN, STTB, dan Raport Kelas I, II dan III, minimum 7,50.
- Termasuk 10 siswa atau lulusan terbaik di kelas selama 4 (empat) semester.
- Tanggal lahir 1 Januari 1987 dan setelahnya.
- Memiliki kecerdasan emosional dan jiwa kepemimpinan, mudah bersosialisasi, serta beretika tinggi.
- Aktif dalam kegiatan organisasi intra dan ekstra sekolah.
- Mampu berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya.
- Memahami dan menyetujui semua persyaratan dan ketentuan yang berlaku dalam program beasiswa ini **
**) Ketentuan yang berlaku :
- Penerima beasiswa harus menyelesaikan masa kuliah dalam kurun 4 tahun kalender akademik.
- Siswa yang tidak mendapatkan nilai IPK minimal 3,00 selama dua semester pada saat perkuliahan, dinyatakan gagal dan tidak lagi memperoleh beasiswa untuk penyelesaian sisa masa studi.
- Nominasi ini akan gugur dengan sendirinya apabila siswa/pendaftar dinyatakan tidak lulus UAN.
- Tidak sedang menerima beasiswa untuk Pendidikan Tinggi.
- Tidak boleh menerima beasiswa lain, selama menjalani PF.
Proses Pendaftaran
Formulir pendaftaran dapat diperoleh di Bagian Informasi Universitas Paramadina tanpa dipungut biaya atau dapat di download di website kami :
Formulir Pendaftaran yang sudah diisi diserahkan sebelum batas waktu yang ditentukan dengan disertai :
- Satu halaman tulisan yang berjudul “Saya di Tahun 2025” dan satu halaman tulisan berjudul “Pengalaman Pahit Saya.” (Petunjuk dan lembar essay terlampir).
- Dua surat rekomendasi yaitu dari Kepala Sekolah atau Tokoh Masyarakat dan Guru. (Form surat rekomendasi terlampir).
- Fotocopy transkip nilai (dilegalisir) :
- Untuk Lulusan SLTA
- fotocopy NEM
- STTB
- Ijazah
- Raport Kelas 1, 2, dan 3
- Untuk Siswa SLTA Kelas 3
- Raport Kelas 1, 2, dan 3.
4. Fotocopy Sertifikat Penghargaan yang pernah diraih.
5. Satu foto berwarna ukuran 3 x 4 cm
6. Fotocopy Kartu Identitas (KTP)
7. Fotocopy Kartu Keluarga.
Catatan :
- Formulir dan kelengkapan dokumen pendaftaran, dapat diserahkan langsung ke Bagian Informasi Universitas Paramadina (Senin – Jum’at 09.00 – 16.00 WIB dan Sabtu 09.00 – 13.00 WIB) atau dikirim melalui pos.
- Kami tidak menerima pengembalian formulir dan berkas pendaftaran melalui e-mail.
Batas Waktu Pendaftaran
Batas akhir penyerahan formulir dan berkas pendaftaran Program Paramadina Fellowship 2010 adalah :
- Melalui pos, dengan stempel pos, 10 April 2010.
- Langsung diantar ke Universitas Paramadina, 17 April 2010.
Dana Beasiswa
Paramadina Fellowship 2010, dengan nilai beasiswa sebesar Rp. 125.000.000 (seratus duapuluh lima juta rupiah) mencakup pendanaan :
- Dana transportasi dari tempat asal menuju ke Universitas Paramadina.
- Biaya studi selama 4 tahun kalender akademik. Penerima beasiswa diharapkan dapat menyelesaikan studi, maksimal 4 tahun.
- Dana aktivitas kemahasiswaan sebesar Rp 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah).
- Tunjangan buku 1 juta rupiah per-semester.
- Biaya hidup (living allowance) sebesar 1 juta rupiah per-bulan.**
- Disediakan asrama, wajib tinggal selama 2 tahun atau 4 semester berturut-turut.**
- Kemungkinan pelatihan dan magang selama studi, di perusahaan Donor.
- Peluang kesempatan kerja atau tawaran kerja dari Donor, setelah menyelesaikan studi S-1.
**) Keterangan :
Penerima beasiswa dari wilayah Jabodetabek, berhak atas biaya hidup dan wajib tinggal di asrama.
Informasi
Untuk memperoleh informasi Paramadina Fellowship 2009,
Sdri. Lina & Riri
Telp. +62 21 7918 1188 Ext. 888/200
Sdri. Muna
Telp. +62 21 7918 1188 Ext. 232/235
Universitas Paramadina
Jl. Gatot Subroto Kav. 97
Mampang, Jakarta 12790
Telp. +62 21 7918 1188
Fax. +62 21 799 3375
fellowship@paramadina.ac.id This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
www.paramadina.ac.id
27 December 2009
Ide Bisnis baru, Mengapa Tidak?
Hari ini aku, Erton dan Muhammad Shidiq Pamungkas makan bersama-sama (bukan berarti sepiing bertiga lho..) di warteg deket Masjid Al Ijabah tak jauh dari kampus Paramadina. Erton makan sampai tiga jenis lauk, shidi dua jenis dan aku satu jenis lauk. Perbedaan lainnya yaitu Erton minum es teh manis, sedangkan aku dan shidiq minum air putih.
Setelah selesai makan, tentunya kami bermaksud bayar..
Erton :"Berapa Bu?"
Warteger :"Apa saja ya De?"
Erton :"Sayur, usus, gorengan dua sama es teh manis"
Warteger :"Oh, delapan ribu De."
Shidiq :"Em...telur dadar, kangkung, sama air putih."
Warteger :"Waduh, air putih gak usah diditung to De.."
Nah, trus ngerasa aneh gak kalau dari kasus tadi kita harus membayar segelas air dalam kemasan, sedangkan di warteg saja kita gak bayar. Ternyata, katanya perusaan PT AQUA Golden Mississipi pun saat pertama kali ditertawakan orang-orang karena mengepak sesuatu yang gratis menjadi produk air minum. Akan tetapi, tahun 2005 saja AQUA telah membantu korban tsunami, lalu beberapa kali telah meluncurkan program 1 untuk 10, hebat kan, makanya ide bisnis yang diolah matang bukan main bisa menjadi trendsetter orang lain.
26 December 2009
Catatan Akhir Tahun 2009
Subhanalloh, tiada terasa dan tak terduga kini sudah di penghujung tahun 2009. Aku juga sudah masuk tahun 1431 Hijriyyah. Aku masih ingat saat tahun-tahun 2000an pertama kali aku memprediksikan bagaimana keadaanku di tahun 2010, sepuluh tahun kemudian (Past Perfect Condition-lah kayak lagi belajar Bahasa inggris aja). Akhirnya Alloh Azza Wa Jalla memperkenankan aku menghirup matahari, eh menghirup udara dengan lancar sampai tahun 2009. Tahun 2009 merupakan tahun yang terhitung berat untukku jika dibandingkan dengan tahun-tahun yang pernah aku lewati.Bulan Januari-Maret 2009
Di awal 2009 yang merupakan semester akhir SMA kelas 3 aku baru merasakan beban yang begitu berat mengingat aku akan sampai pada akhir kehidupan SMA-ku. Banyak sekali kegelisahan dan pertanyaan tentang keluar dari SMA. Hampir setiap waktu otakku dipenuhi pikiran : Ke mana aku setelah keluar SMA. Maklumlah, selama SMA aku diberi fasilitas Pemda Jawa Barat melalui Bina Siswa SMA Plus Cisarua Yayasan Darmaloka yang membuatku sedikit terlena akan limpahan nikmat dan rezeki dari Tuhan. Selama SMA tidak pernah aku melihat tagihan SPP bahkan aku tidak tahu berapa SPP di SMA Negeri 1 Cisarua itu, yang aku tahu hanyalah belajar saja. Uh, pokoknya aku merasa sangat pusing ketika dituntut untuk memutuskan pilihan akan jalan hidup.
Kuliah....Bisa Gak Ya???
So pasti, impianku di penghujung SMA itu tetap bisa menikmati pendidikan, terutama di bangku perkuliahan. tak terbersit dalam hati untuk bekerja, karena aku merasa tajrid (-mengambil istilah Mang Iwan-red), aku lebih suka menuntut ilmu dulu, mengasah kemampuan dan skill.
Beasiswa-beasiswa
Tawaran dari Universitas pun berdatangan, alhamdulillah SMA ku tidak ketinggalan kalau soal info beasiswa, maklum faktor utamanya kakak-kakak kelas yang "berehan" (terima kasih ya...akang). Celakanya, malah membuat aku semakin pusing, bingung, lieur bin keder. Dimulai dari tawaran PMDK UI yang aku tolak (mengapa ya??). soalnya saat itu hatiku terpaut di ITB, dan takut akan biaya (hiii sereem). lalu sampa UNAS PASIM melalui program PUB PASImnya sampai aku coba PMDK STIE Bank Jabar, wah..ribet deh njelimet....
Bulan April-Mei 2009
UN di bulan April dan aku masuk BIUS (Beasiswa ITB Untuk Semua )2009, lalu USM Terpusat 30 Mei 2009 yang ternyata kandas tinggal impian...Bukan jalannya mungkin...
Bulan Juli 2009
Masih teringat menit-menit terkahir di Cisarua, aku tak percaya sedang meninggalkan asrama tercinta yang telah memetamorfosaku menjadi seorang yang mandiri di Cisarua, bersama keluargaku di mobil paman, aku tak pernah mau memejamkan mata untuk melihat alam Cisarua, Ya Alloh, hidupku akan berubah lagi...
Setelah perpisahan dan pelepasan resmi dari pihak Bina Siswa SMA Plus Cisarua, aku merasa semakin bingung sebingung-bingungnya, kenapa akau tak ambil PMDK UI dan IPB yang di depan mata? Tapi aku pasrah dan tawakal dan selalu menghibur diri, tak lupa aku hibur juga orang tua.
Tak mau kehilangan kesempatan, aku mengikuti test STAN di Cimahi, aku kembali menginap di Cisarua, tetapi bukan di asrama, melainkan di rumah Pak RW (terima Kaih banget atas nasinya selama seminggu). walaupun selalu sedih bila memandang asrama, aku selalu berusaha mengingatkan bahwa hidup harus berubah. Kita hidup bukan untuk sukses, melainkan untuk menempuh jalan berkerikil dan berduri agar kita bisa belajar pada pengalaman.
Kandas Episode Dua
Pengumuman STAN pun datang, ternyata masih tak ada di berkas pengumuman nama "Rizal Muttaqin". ah... aku pasrah Ya Tuhan, mungkin bukan sekarang aku bisa kuliah. Inilah jalanmu Ya Rabb. Tak ada yang sia-sia, semuanya adalah jalan terbaik dari-Mu. aku hanya berdo'a agar aku bisa dijadikan insan yang mampu mengambil hikmah dari segala suratan-Mu Ya Ilahi.
harapanku satu-satunya adalah beasiswa Paramadina Fellowship 2009. Aku masih "kukulintingan" di Cisarua. Ternyata tanggal 31 Juli 2009 aku bisa melihat rencana Tuhan, rencana yang sangat indah untuk disyukuri, suatu nikmat yang sangat besar, aku bisa mendapat satu kursi perguruan tinggi di antara insan muda penuh harap yang lain. Syukron ya Alloh, aku bisa terus menuntut ilmu di bangku perkuliahan.
Bulan Agustus Desember 2009
Jalan hidup harus selalu berubah, setelah "Berkelana I" di kabupaten Bandung Barat, kini aku lanjutkan episode "Berkelana II" (kayak Rhoma Irama aja) di Jakarta Selatan, kota tempat ayahku bekerja menjadi buruh montir dulu. Ayah, aku mohon do'a restumu di kota tempat dulu engkau memperjuangkan napas hidupmu. Ibu, lepaskan anakmu ini di kota yang siap dengan beribu tantangannya.
09 December 2009
Cara Membuat Poster dan Website di Microsoft Publisher
Microsoft Publisher atau disingkat MS Publisher adalah salah satu dari salah banyak pemaketan Microsoft Office. MS. Publisher dirancang untuk tujuan percetakan yang bersifat praktis. Walaupun secara praktis kita dapat juga membuat berkasnya di pengolah kata seperti Microsoft Word, MS. Publisher mempunyai kelebihan yaitu memiliki banyak template-template yang siap digunakan. Masih kurang? Kamu bias mengunduh dari situs Microsoft (dengan catatan OS Windows dan MS Office Kamu asli he…). Dari segi menú, MS Publisher sama saja dengan paket aplikasi MS Office lainnya.
Nah, ini MS Publisher 2003
Kalo ini MS Publisher 2007
Apa yang bisa kita buat?
Banyak sekali desain yang disediakan MS Publisher, Kamu juga bisa membuat blank document, tapi apa ggak mubadzir tuh templatenya? Di MS Publisher 2003, desain yang ada dikelompokkan dalam tiga bagian, yaitu Publication for Print, Web Sites and E-Mail dan Design Sets oh, ya satu lagi Blank Publications. Kalo di MS 2007, sudah langsung terpapar tipe publikasi apa yang diinginkan
Dari satu cabang saja, misalnya Quick Publications saja ada 76 template, wuiih, wareg pokonya mah
Sesuai instruksi dari Sang Asdos, hehe……..kali ini aku mau ngebahas cara membuat poster di MS Publisher.
Pertama-tama kamu tentunya buka terlebih dulu MS Publisher nya, mau dari Start -- Program –Microsoft Office – MS Publisher atau cara apa aja,
Kedua-dua klik di Bagian Publication Types yaitu Flyers
Misalnya kita klik yang Bounce
Untuk mengeditnya, sangat mudah sekali Anda tingal mengklik bagian yang ingin diubah, misalnya gambar tadi kita ubah klik kanan
Klik Change Picture,
Kamu isi bagian-bagian lainnya ataupun pindah-pindahkan dengan mendrag area kotaknya atau menarik kotaknya. Kamu juga bisa menghapus bagian yang tidak diinginkan.
Oh, ya kamu juga bis amengganti Background, Format Publication, atau Color Schemes di tab Format
Sebenarnya masih banyak aplikasi perancang web yang professional, seperti Macromedia Dreamwaver MX, atau dari MS Office 2003 ada MS FrontPage. Ternyata MS Publisher juga bisa digunakan untuk membuat halaman wbsite sederhana.
Yang pertama kita buat New Publications terlebih dahulu , trus klik di bagian Web Sites
- Pilih template yang kamu inginkan, Misalnya kita gunakan Brocade
Di MS Publisher 2007, pada saat membuat publikasi baru ada kotak dialog Easy Web Site Builder. Nah, di sana ada opsi untuk menyematkan beberapa Site Goals pada halaman HOME.
Halaman-halaman lain seperti About jika kita membuatnya, secara otomatis akan membuat MS Publisher membuat halaman baru yang merupakan halaman About yang terhubung dengan halamn Home.
Sama seperti template yang lainnya, MS Publisher memberikan kemudahan yang serupa pada saat pembuatan halaman web sites, kita tidak perlu tahu kode sumber bahasa HTML.
Jikalau sudah selesai, klik Web Page Preview
Akan muncul halaman Web di browser yang sekaligus mengkonversi file Publisher kita(.pub) menjadi file *.html
Cara Membuat Blog di Blogger.com
Sekilas Info :ini merupakan tugas Praktikum Pengantar Teknologi Informasi. Jadi, ya mohon maaf apabila ada yang merasa ini hal yangg sangat mudah, aku cuma berbagi ilmu
OK. langsung saja kita mulai cara-cara membuat blog dengan engine blogger.com milik Mbah Google
1.Di address bar browser buka alamt http://www.blogger.com

Klik BUAT BLOG
Isikan form di bawah dengan benar. Ingat, alamat e-mailnya haruslah valid.

Klik gambar anak panah yang ada tulisan LANJUTKAN
Tuliskan Judul yang kamu inginkan (tenang………bisa diubah coy) pada form Judul Blog
Tuliskan alamat situs yang kamu inginkan pada form Alamat Blog (URL)
Masukkan tulisan verifikasi yang tercantum. Jika sudah, klik gambar anak panah bertuliskan LANJUTKAN
Pilih template yang diinginkan. Kamu gak perlu minder dengan template bawaan itu, memang kurang eindah dipandang, tapi tenang saja, bisa diganti koq.
Setelah muncul tulisan Blog Anda telah diciptakan , klik gambar panah bertuliskan Mulai Blogging. Kamu akan dibawa ke halaman posting pertama, silahkan isi apa saja. Lalu klik Terbitkan Entri
07 December 2009
Merekonstruksi Definisi Kebahagiaan
Banyak pakar telah memaparkan apa dan bagaimana kebahagiaan itu. bagaimana kesuksesan itu. Ada beberapa yang nyeleneh, kebahagiaan adalah mendapat apa yang kita inginkan, tidak peduli jenis yang kita ingini itu, apabila kebutuhan sudah tercapai, tentunya keinginan menggerutu. Ada pula orang yang mengatakan kebahagiaan itu adalah "Proses perjuangan dalam mencapai keinginan".
Ya, itu terserah...tetapi tidakkah Anda tahu bahwa sebenarnya kebahagiaan itu ada dalam dri kita sendiri, terbenam dan terpendam, tinggal bagaimana kita menemukannya. Kebahagiaan itu didapat jika kita berani membuang syarat-syarat yang menjebak dii kita untuk mendefinisikan kebahagiaan. Kebahagiaan itu ada ketika kita tidak membuat banyak pesyaratan pada diri kita tentang kebahagiaan. Banyak orang yang mempersyaratkan kebahagiaan itu adalah mencapai posisi jabatan puncak, mendapat uang yang banyak, atau sebagainya. Padahal, jika kita mau menelusuri kebahagiaan sejati itu muncul ketika kita ikhlas melepas syarat-syarat tersebut. Apapun diri Anda, jangan membuat syarat-syarat untuk mencapai kebahagiaan. Qona'ah dengan nikmat yang Alloh berikan, tapi bukan berarti pasrah dan menyerah pada keadaan. hal terpenting setelah kita berusaha dan Tuhan menetukan jawaban, kita bahagia untuk tidak mempersyaratkan hasil yang memuaskan.
Maka berbahagialah orang-orang yang lepas dari syarat kebahagiaan.
28 November 2009
Annual English Competiton of Darmaloka Foundation West Java Province 2009
YAYASAN DARMALOKA
PROVINSI JAWA BARAT
KEMBALI MENYELENGGARAKAN
ANNUAL ENGLISH COMPETITION OF
DARMALOKA FOUNDATION
WEST JAVA PROVINCE
STORY TELLING AND SPEECH CONTEST
“WE ARE AN ANTI CORRUPTION GENERATION”
Annual Story Telling and Speech Contest adalah perlombaan bercerita dan berpidato menggunakan Bahasa Inggris. Perlombaan ini diikuti oleh para pelajar tingkat SMA sederajat se-Jawa Barat.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bina Siswa SMA Plus Cisarua Yayasan Darmaloka Provinsi Jawa Barat, melibatkan seluruh pengurus serta para siswa Bina Siswa SMA Plus Cisarua.
Waktu dan Tempat :
Hari : Sabtu
Tanggal : 5 Desember 2009
Waktu : 08.00 s.d. selesai.
Materi Perlombaan :
1. Bercerita dalam bahasa Inggris (Story Telling).
2. Pidato dalam bahasa Inggris (Speech Contest).
Peraturan :
STORY TELLING
1. Setiap sekolah mengirimkan perwakilan maksimal 2 orang.
2. Peserta wajib daftar ulang sebelum perlombaan di mulai.
3. Peserta mengambil nomor undian saat daftar ulang.
4. Peserta memilih salah satu tema di bawah ini:
a. Cerita rakyat
b. Karangan sendiri.
c. Saduran yang dimodifikasi.
5. Naskah story telling asli hasil karya sendiri.
6. Naskah di kumpulkan pada panitia saat technical meeting
di ketik rapih rangkap 3.
7. Peserta wajib membawa propertinya masing-masing.
8. Peserta menggunakan kostum sesuai dengan isi story telling.
9. Panitia tidak menyediakan properti apapun.
10. Durasi waktu 5 menit.
11. Jika lebih dari waktu yang ditentukan, maka pointnya
dikurangi 25 point/menit.
12. Scorring ditentukan pada saat technical meeting.
13. Biaya pendaftaran Rp 40.000/peserta.
14. Kuota peserta 40 orang.
15. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
SPEECH CONTEST
1. Setiap sekolah mengirimkan perwakilannya maksimal 2 orang.
2. Peserta wajib daftar ulang sebelum perlombaan dimulai.
3. Peserta mengambil nomor undian saat mendaftar ulang.
4. Perlombaan terdiri dari 2 (dua) babak.
5. Babak penyisihan, peserta membuat naskah pidato dengan durasi waktu 5 menit dengan tema :
a. The Benefit of Social Control.
b. How to Combat Corruption.
c. The Meaning of Transparancy.
d. How to Think Big.
6. Jika lebih dari waktu yang ditentukan, maka pointnya akan dikurangi 25 point/menit.
7. Naskah diserahkan kepada panitia pada saat technical meeting sebanyak 3 (tiga) rangkap.
8. Naskah pidato harus asli buatan sendiri.
9. Pada babak selanjutnya atau babak “The Big Five”, peserta membuat naskah pidato dengan tema yang akan ditentukan pada saat pengumuman 5 (lima) besar.
10. Peserta menggunakan pakaian seragam sekolah.
11. Biaya pendaftaran Rp 40.000/peserta.
12. Kuota peserta 40 orang.
13. Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.
Pendaftaran:
Pendaftaran Annual English Competition of Darmloka Foundation dimulai tanggal 10 November 2009 sampai dengan 1 Desember 2009 pukul 07.00 s.d. 17.00 WIB, dengan cara:
1. Konfirmasi terlebih dahulu ke No. (022) 2700397.
atau
2. Langsung daftar ke kantor Bina Siswa SMA Plus Cisarua di Jln. Terusan Kolonel Masturi No. 64 Cisarua – Kab. Bandung Barat.
Technical Meeting:
Hari : Rabu
Tanggal : 2 Desember 2009
Tempat : Aula Bina Siswa SMA Plus Cisarua
Waktu : 13.00 s.d. selesai.
Hadiah:
Trophy bergilir dari Gubernur Jawa Barat
Juara I : Trophy + Sertifikat + Tabungan
Juara II : Trophy + Sertifikat + Tabungan
Juara III : Trophy + Sertifikat + Tabungan
Juara Favorite : Trophy + Sertifikat
Contact Person :
Ayi Sukaemi, S.Pd. : 085295027765 / 022 9349620
Uung Kurniasih : 081321666294
Sekretariat : 022 2700397
24 November 2009
Shollu v3.05 : Sholat yang Selalu Teringat
Udah ah.. ngejelasin programnya, sooalnya banyak sih fiturnya, belum pengingat sholat, pengingat catatan, banyak deh.... Coba aja, tapi yang terbaru adlah versi 3.08.
Yang aku ingin soroti adalah nilai filosofis software Shollu ini. Di Masjid Al Ijabah dekat kampus Universitas Paramadina(kalau gak salah, tapi lupa sih dapet ilmu itu dari masjid mana gitu...), aku mendapat sebuah pelajaran bahwa kita itu harus mengubah orientasi kerja.
“ Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali beribadah (mengesakan ibadahnya) kepada-Ku, Aku tidak mengendaki rizki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak mengendaki supaya mereka memberi makan pada-Ku, Sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pemberi rizki Yang mempunyai kekuatan Lagi Maha Sangat Kuat”
(Q.S. Adz Dzariat:56-58)
Begitu kan Alloh SWT berfirman.. Orientasi beraktivitas itu bukanlah aktivitas yang sedang kita lakukan, melainkan kita bekerja atau belajar memang pada hakikatnya beribadah pada Alloh. nah, tatkala masuk waktu sholat, bersegeralah kita sholat karena memang orientasi kita adalah ibadah. Niatkanlah setelah sholat Shubuh kita ingin mengisi aktivitas, entah itu kerja atau sekolah hanya sebagai pengisi untuk menuju sholat Dzuhur. Nah, inilah yang aku temukan di software Shollu v3.05 ini, di pojok kiri bawah kita bisa melihat dengan cara menunjuk pada icon Shollu v3.05 tulisan waktu sholat bersama keterangan berapa jam, menit dan detik lagi lagi waktu sholat berikutnya.. Hmmm OK lah
Hitung
Komentar
Tentang Blog Ini
- rizmut
- Seorang pembelajar yang berharap tidak berhenti belajar, seorang hamba yang berharap tidak berhenti menghamba











