30 May 2015

Aswaja?

Sudah seakan menjadi suatu konsensus tidak tertulis bahwa istilah 'aswaja' yang pada awalnya merupakan kependekan dari Ahlusunnah Wal Jama'ah kemudian lama-lama dipakai dalam konteks Indonesia untuk menunjukkan golongan muslim tradisionalis (katakan saja NU yang dominan, atau Perti yang semisal). Entahlah, apa karena memang warga Nahdliyin ini memang sukanya gak ribet, kalau nulis gelar kehormatan dan pujian seperti bagi Allah pake SWT, untuk Nabi Muhammad pake SAW, terus sahabat nabi pake RA dan seterusnya.

Kemudian istilah 'salafy' yang pada awalnya justru dipakai oleh kalangan muslim tradisional untuk memberi nama pesantren yang bercorak tradisional juga (klop) sebagai pembeda dengan corak pesantren modern model Gontor dan sejenisnya eh malah dipakai oleh golongan puritanis yang sering dituduh Wahhabi dan gak mau disebut Wahhabi.

Tapi entahlah, ini poster yang diisi oleh da'i Salafy malah memampang nama ASWAJA, apakah metode dakwah atau ingin taqrib? Wallahuu a'lam, yang pasti kita mesti rukun brai

Catatan: Saya masih NU lho, gak ada taqiyah pura-pura biar bisa promosi acaranya teman-teman Salafy.

0 komentar:

Hitung






Komentar

Anonymous commented on tema ikon karasa jaga untuk libreoffice: “Apa itu the**efo*est?”
Anonymous commented on tema ikon karasa jaga untuk libreoffice: “sudah siap jadi professional UI/UX designer. mau join di the**efo*est?”
Aisyah commented on info psb bina siswa bag 1: “Apa itu hanya berlaku untuk yg kurang mampu aja,bagaimana dgn keluarga yg sedrhana??? Apa boleh…”
milisdad commented on linux dan windows 8 fast startup: “Tips yg sangat membantu”
Outbound Malang commented on kejujuran yang menyakitkan: “Kunci keberhasilan adalah menanamkan kebiasaan sepanjang hidup Anda untuk melakukan hal - hal yang…”

Tentang Blog Ini

Seorang pembelajar yang berharap tidak berhenti belajar, seorang hamba yang berharap tidak berhenti menghamba

Followers